Banyak tokoh media sosial mendorong konsumerisme. Namun, salah satu influencer, Katia Chesnok (@economikat), mengambil pendekatan berbeda. Dengan menggunakan latar belakangnya di bidang ekonomi dan keuangan, dia membimbing masyarakat tentang cara berhenti membuang-buang uang. Chesnok sendiri mengatasi utang kartu kredit hampir $40.000 dengan mengubah kebiasaan belanjanya. Platformnya, Economikat, menawarkan saran praktis berdasarkan pengalaman pribadinya.

Masalah Dengan Kebiasaan Belanja Modern

Masalah utamanya bukanlah kurangnya pendapatan; sering kali karena kebosanan dan tekanan sosial. Orang sering kali membeli sesuatu karena mereka merasa seharusnya membeli sesuatu, bukan karena mereka benar-benar membutuhkannya. Hal ini diperkuat oleh media sosial, di mana “highlight reel” yang dikurasi menciptakan ekspektasi yang tidak realistis. Akibatnya adalah pengeluaran untuk hal-hal yang tidak meningkatkan kualitas hidup.

5 Cara Memutus Siklus

Nasihat Chesnok berfokus pada perubahan pola pikir dan memprioritaskan kebutuhan dibandingkan keinginan. Aturannya sederhana namun efektif:

  1. Menormalkan Realitas: Berhenti membandingkan diri Anda dengan gaya hidup ideal orang lain. Tinggal di rumah yang lebih tua, tinggal bersama keluarga, atau melewatkan pembelian yang boros adalah hal yang wajar. Sadarilah bahwa gaya hidup “luar biasa” bukanlah suatu standar.
  2. Tolak Tren: Pembelian impulsif yang dipicu oleh barang-barang viral hampir selalu tidak diperlukan. Daripada berbelanja saat bosan, temukan cara yang lebih produktif untuk menghabiskan waktu. Misalnya, alih-alih membeli barang trendi terbaru, selesaikan tugas yang sudah lama tertunda.
  3. Pertanyakan Setiap Pembelian: Berhenti membenarkan pembelanjaan dengan “Saya pantas mendapatkannya.” Sebaliknya, tanyakan apakah suatu pembelian sepadan dengan uang dan usaha Anda. Pergeseran pola pikir ini mengubah “ketakutan akan kehilangan” menjadi “kegembiraan karena kehilangan”.
  4. Gunakan Apa yang Anda Miliki: Hindari membeli duplikat hanya karena ada sesuatu yang baru. Selesaikan produk yang ada sebelum menggantinya. Hal ini berlaku untuk barang kecantikan, pakaian, atau apa pun yang cenderung Anda kumpulkan.
  5. Pakai Ulang Pakaian: Berhenti merasa tertekan untuk terus-menerus membeli pakaian baru. Mengenakan pakaian yang sama berulang kali adalah hal yang wajar, baik saat menghadiri acara atau di media sosial. Tidak ada yang peduli jika Anda tidak muncul dalam sesuatu yang baru setiap saat.

Mengapa Ini Penting

Aturan-aturan ini bukan tentang perampasan; itu tentang kesengajaan. Pengeluaran berlebihan bukan hanya masalah keuangan; ini adalah hal yang emosional. Banyak orang menggunakan belanja untuk mengatasi stres atau rasa tidak aman. Memutuskan siklus ini membutuhkan upaya sadar untuk memprioritaskan kebutuhan dibandingkan keinginan sesaat. Dengan mempertanyakan setiap pembelian dan membuat pilihan yang disengaja, Anda dapat menghindari hutang, mengurangi kekacauan, dan meningkatkan stabilitas keuangan.

Pada akhirnya, nasihat Chesnok adalah pengingat bahwa kekayaan sejati bukanlah tentang berapa banyak yang Anda belanjakan, namun seberapa bijak Anda menggunakan sumber daya Anda.