Keretakan tersebut resmi terjadi pada tahun 2020. James Murdoch mengundurkan diri dari dewan direksi News Corp. Dia menyebutkan ketidaksepakatan mendalam mengenai arahan editorial media perusahaan tersebut. Lebih penting lagi, dia menuduh perusahaan tersebut menyebarkan disinformasi. Ini bukan sekadar perombakan perusahaan. Itu adalah istirahat umum.

Murdoch terkenal dengan kekuasaannya. Keluarga tersebut mengendalikan kerajaan media yang sangat besar. Namun James melihat hal berbeda. Dia memandang output perusahaan merugikan. Kepergiannya menandai garis yang jelas di pasir.

Mengapa Dia Pergi

Alasannya spesifik. Murdoch menunjuk pada keputusan strategis yang bertentangan dengan pandangannya sendiri. Dia yakin media tersebut memprioritaskan sensasionalisme atau agenda politik daripada kebenaran. Tuduhan menyebarkan disinformasi sangatlah serius. Ini menunjukkan adanya masalah sistemik dalam organisasi.

James Murdoch selalu menjadi orang asing. Dibandingkan dengan ayahnya Rupert dan kakak laki-lakinya Lachlan, dia dipandang kurang konservatif secara politik. Perbedaan pandangan dunia ini kemungkinan besar berperan. Ini bukan hanya tentang strategi bisnis. Itu tentang etika. Dan dampaknya.

Akibat

Usai mengundurkan diri, James tak tinggal diam. Dia memulai perusahaan investasinya sendiri. Langkah ini menandakan adanya pergeseran fokus. Dia menjauh dari kepemilikan media. Sekarang, dia mengalokasikan modal. Usaha baru ini memungkinkan dia mengendalikan investasinya secara langsung. Tidak ada politik ruang rapat keluarga. Tidak ada perselisihan editorial.

Kepergiannya meninggalkan pertanyaan tentang masa depan sikap editorial News Corp. Tanpa dia di dewan, siapa yang menentukan arah? Cengkeraman keluarga masih kuat. Namun James bukan lagi bagian dari lingkaran dalam. Dia memilih kemerdekaan. Perusahaan investasi adalah platform barunya.

Lanskap media terus berubah. Keluarnya James Murdoch adalah momen penting. Hal ini menyoroti ketegangan dalam kerajaan yang dikelola keluarga. Itu juga menunjukkan bahwa satu orang bisa pergi. Bahkan dari raksasa seperti News Corp. Klaim disinformasi masih melekat. Mereka berfungsi sebagai pengingat akan kekuatan yang dimiliki outlet-outlet ini. Dan tanggung jawab yang menyertainya.