Kecerdasan buatan (AI) mengubah pasar kerja, menciptakan tantangan dan peluang bagi pekerja. Meskipun beberapa posisi rentan terhadap otomatisasi, posisi lainnya tetap aman karena memerlukan keterampilan fisik atau interpersonal. Yang lebih mengejutkan lagi, pekerjaan tingkat pemula dengan bayaran tertinggi secara langsung memanfaatkan teknologi AI.
Karier Tahan AI dengan Gaji Solid
Beberapa posisi tingkat awal yang paling stabil dan kecil kemungkinannya untuk diotomatisasi mencakup peran yang memerlukan ketangkasan manual atau interaksi manusia secara langsung. Menurut Resume Now, posisi berikut menawarkan gaji awal yang kompetitif:
- Tukang listrik
- Tukang pipa
- Ahli Kesehatan Gigi
- Mekanik
- Pekerja Konstruksi
Pekerjaan-pekerjaan ini sulit ditiru oleh AI karena memerlukan kehadiran fisik dan kemampuan beradaptasi di lingkungan dunia nyata. Permintaan terhadap peran-peran ini kemungkinan akan tetap tinggi, sehingga memberikan keamanan kerja dalam perekonomian yang semakin terotomatisasi.
Booming AI: Peluang Entry-Level dengan Pembayaran Tertinggi
Meskipun pekerjaan yang resistan terhadap AI memberikan stabilitas, gaji tingkat pemula tertinggi saat ini ditemukan di dalam bidang AI itu sendiri. University of San Diego mengidentifikasi posisi-posisi berikut sebagai yang berpenghasilan tertinggi:
- Ilmuwan Data
- Insinyur Pembelajaran Mesin
- Ilmuwan Riset AI
- Pengembang Perangkat Lunak AI
- Konsultan AI
Peran-peran ini menawarkan gaji awal yang jauh lebih tinggi dibandingkan pekerjaan manual tradisional. Namun, hal ini juga disertai dengan ketidakpastian yang lebih besar, karena lanskap AI berkembang pesat.
Mengapa Hal Ini Penting: Meningkatnya kesenjangan antara gaji yang resistan terhadap AI dan gaji yang didorong oleh AI menyoroti tren penting di pasar kerja. Pekerja yang beradaptasi dengan teknologi AI atau berspesialisasi dalam bidang di mana AI tidak dapat sepenuhnya menggantikan keterampilan manusia akan mendapatkan penghasilan tertinggi. Pergeseran ini menuntut pelatihan ulang dan pendidikan yang proaktif agar tetap kompetitif dalam angkatan kerja pada tahun 2026.
Masa depan pekerjaan sudah jelas: apakah Anda memilih stabilitas di bidang yang resistan terhadap AI atau karier yang berisiko tinggi dan bernilai tinggi yang didorong oleh AI, kemampuan beradaptasi akan menjadi kunci kesuksesan finansial jangka panjang.



















